DISHUB - Pengumuman Penyediaan Jasa Pemungutan Retribusi Penyediaan Tempat Parkir Kendaraan Umum Di Dalam Terminal Barang dapat dilihat pada menu unduhan               Kebersihan - Mari bersama kita jaga kebersihan dan keindahan Kota Dumai               Sudahkah Anda mengurus izin? - Uruslah izin Anda di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu               

Selengkapnya...
Senin, 14 Agustus 2017 09:31 WIB
Pusdik Kelautan dan Perikanan mendirikan Politeknik Kelautan dan Perikanan di Kota Dumai

Dumai--dumaikota.go.id --

Mengoptimalkan sumber daya alam laut dan menyukseskan program presiden Republik Indonesia yang ingin Indonesia sebagai poros maritim serta negara berdaulat dilaut, Pemerintah Kota Dumai bekerjasama dengan Kemenristek Dikti, Pusdik Kelautan dan Perikanan mendirikan politeknik Kelautan dan perikanan di Kota Dumai.

Dimana untuk menunjang proses pelajaran rencananya pemerintah Kota Dumai akan membangun fasilitas kampus di area terminal Agrobisnis, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat.

Anggaran sebesar Rp28 miliar sudah disiapkan oleh pemerintah pusat untuk membangun fasilitas kampus kelautan di Kota Dumai ini. Dimana Pemko Dumai sebagai tuan rumah sudah bernegosiasi dengan pemerintah Provinsi Riau untuk menyediakan fasilaitas tanah pembangunan kampus.

Untuk memastikan pembangunan kampus politeknik Kelautan dan perikanan tersebut Walikota Dumai H. Zulkifli As menggelar  visitasi Kemristekdikti ke calon politeknik Kelautan dan perikanan kota Dumai bersama Pejabat Kemenristekdikti dan rombongan di hotel Grandzuri, Ahad (13/8).

Walikota Dumai H. Zulkifli As. Dalam sambutannya mengatakan sektor kelautan dan perikanan memiliki posisi dan peran strategis dalam menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Hal ini perlu didukung dengan adanya kebijakan dan strategi pembangunan sektor kelautan dan perikanan agar mampu menghasilkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi tinggi dan inklusif secara berkelanjutan. 

Untuk merealisasikan program tersebut, dihadapkan pada berbagai masalah dan tantangan disektor kelautan dan perikanan.

"Kita semua yakin sektor Maritim tidak dapat dilepaskan dari fungsi ekonomi. Sebab, sumber daya alam (SDA) yang ada di laut dalam bentuk apapun dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Karena itu, demi mengoptimalkan pemanfaatan SDA, dibutuhkan peningkatan sumber daya manusia (SDM) baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Oleh karena sektor pendidikan memiliki peranan krusial dalam mendorong pengembangan sektor maritim," kata Walikota Dumai.

Ditambahkan Zulkifli As jika lulusan perguruan tinggi mampu mengelola sumber daya kelautan dan perairan umum, hasilnya akan berarti bagi kemakmuran bangsa ini. "Bila hasil laut dapat dikelola dengan baik, kehidupan masyarakat di daerah pantai akan sejahtera," ujar orang nomor satu di Kota Dumai ini.

"Kota Dumai, dengan berbagai keunggulan yang ada yakni geoposisi yang terletak di pesisir Sumatra, sektor kelautan dan perikakan sebenarnya merupakan permata yang perlu diasah hingga menjadi unggulan dalam memajukan perkembangan daerah dan pembangunan kota," kata Zul As.

Untuk memajukan sektor tersebut, tentu saja membutuhkan tidak saja sarana produksi yang madai, namun juga sarana penunjang yang cukup, salah satu sarana penunjang tersebut adalah ketersedian pusat pengembangan SDM keluatan dan perikanan dalam bentuk perguruan tinggi.

" Untuk itulah, selaku Walikota Dumai, saya sangat menyambut baik dan antusias serta mendukung penuh program pendirian Politeknik Perikanan dan Kelautan yang merupakan kerjasama KKP dan Provinsi Riau. Jika terwujud, kondisi ini bisa menjadi salah satu faktor penyebab majunya Kota Dumai kedepan, terutama dalam sektor pendidikan," tambah Zul As.

Minimal, dampak positif yang bisa dicapai adalah terpenuhinya kebutuhan pendidikan tinggi sektor perikanan bagi puta putri Kota Dumai dan sekitarnya bahkan wilayah Sumatera.

Pemerintah serius dalam pembangunan kampus ini. Itu dapat kita lihat dengan telah disediakannya Lahan seluas 4,2 Ha di terminal agribisnis dan tambahan 6 Ha lagi nantinya untuk menuhi persyarakat pendirian politeknik berdasarkan Permen Kemenristek Dikti Nomor 100 Tahun 2016 yaitu seluas 10 Ha.

"Melalui koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, kita telah meyiapkan kampus sementara di BLK Prov Riau yang berlokasi di Kelurahan Bukit Timah, sambil menunggu proses rehabiliasi kampus utama di terminal agribisnis selesai. Untuk itulah, keseriusan kita semua dalam mensukseskan program ini sangat saya harapkan," harap Zul As.

Semoga pada tahun ajaran 2017 ini Politeknik KKP sudah bisa menerima mahasiswa baru secara resmi sesuai dengan peraturan perundang undangan yang ada.

" Mewakili masyarakat Dumai, saya mengucapkan selamat datang di Kota Dumai kepada Rombongan dari Kemenristek Dikti, Pusdik Kelautan dan Perikanan, Sekretariat Badan Riset SDM Kelautandan Perikanan serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau. Mudah-mudahan kedatangan rombongan ini  membawa berkah yang tak terhingga bagi Kota Dumai, khususnya dalam memajukan dunia pendidikan kelautan dan perikanan," pungkas Zulkifli AS (dto/hms)



Dibaca 348 kali
Penulis/Editor : eko /
 


 Komentar :

   ( Komentar berita ini telah ditutup dan tidak ada komentar untuk berita ini! )


 Info Terkait

( Tidak ditemukan berita terkait! )

Jl. Tuanku Tambusai, Dumai, Riau - 28826, telp. (+62 atau 0 765) 440093, e-mail : kominfo@dumaikota.go.id
Dikembangkan oleh Bagian Komunikasi Dan Informatika Kota Dumai @ 2013, © 2019
Tampilan standar : Browser-nya Firefox terbaru | Resolusi layarnya 1280 X 768 pixel | JavaScript harus aktif