DISHUB - Pengumuman Penyediaan Jasa Pemungutan Retribusi Penyediaan Tempat Parkir Kendaraan Umum Di Dalam Terminal Barang dapat dilihat pada menu unduhan               Kebersihan - Mari bersama kita jaga kebersihan dan keindahan Kota Dumai               Sudahkah Anda mengurus izin? - Uruslah izin Anda di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu               

Selengkapnya...
Jum'at, 13 Maret 2015 09:29 WIB
Pemko Dumai Segera Kucurkan Dana Bos Tingkat SMA Sederajat

Dumai --

Pada tahun ajaran 2015 ini, anak-anak Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa bergembira karena pemerintah Pusat melalui APBN akan segera mengucurkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada tiap siswa secara utuh. Dibanding tahun lalu, tahun ini mengalami peningkatan dari 1.000.000/semester tiap siswa menjadi Rp. 1.200.000/semester tiap siswa.

"Terjadi kenaikan nominal BOS sebesar Rp 1.200/ siswa,  sebelumnya 1.000 juta/ siswa yang dibagikan per semester untuk tingkat SMA/SMK negri dan swasta," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai Syaari di ruang kerjanya beberapa hari yang lalu.

Kenaikan jumlah tersebut menurut Syaari, bisa jadi dipengaruhi oleh inflasi, menimbang harga kebutuhan hidup semakin hari meningkat. Jumlah sekolah yang akan menerima Bos untuk SMA sebanyak 12 sekolah dan SMK 10 sekolah. Berdasarkan informasi yang diterima, pencairannya dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Setiap sekolah menerima alokasi BOS berbeda-beda sesuai jumlah siswa disekolah tersebut langsung dari pusat.

Dana itu digunakan sekolah untuk kebutuhan siswa sebab tujuan Bos untuk membantu biaya operasional non personalia sekolah, menggurangi angka putus sekolah,meningkatkan angka partisipasi dasar dan membantu siswa miskin dengan membebaskan tagihan biaya sekolah dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

"Dana Bos dimanfaatkan sekolah sesuai dengan kebutuhan siswa bukan untuk yang lain. Maka dari itu, terkait pengunaan Dana BOS, kepada kepala sekolah agar berhati-hati ciptakan transparansi," harap Syaari.

Syaari menghimbau kepada setiap sekolah agar tidak menyimpang dari ketentuan dan teknis yang ditetapkan oleh Pusat. Apabila dana bos yang diterima melebihi jumlah siswa maka pihak sekolah wajib menggembalikan dana tersebut. Tahun 2014 lalu ada beberapa SMA yang menggembalikan Dana Bos tersebut karena tidak dimanfaatkan secara optimal dan perbedaan data siswa  dari  pusat dan daerah yang  mencapai nominal kurang lebih Rp160 Juta tingkat  SMA, dan Rp 200 juta tingkat SMK.

"Biasanya kita memberikan format pengembalian dana kepihak sekolah, apabila dana tersebut tidak dikembalikan atau diselewengkan maka siap-siap saja dikenakan sangsi adminsitrasi dan hukum. Sebab bagaimanapun sekarang ini sistem yang dibuat secara online dan transparansi," ucap Syaari.



Dibaca 979 kali
Penulis/Editor : oprpde1 / ika
 


 Komentar :

   ( Komentar berita ini telah ditutup dan tidak ada komentar untuk berita ini! )


 Info Terkait

( Tidak ditemukan berita terkait! )

Jl. Tuanku Tambusai, Dumai, Riau - 28826, telp. (+62 atau 0 765) 440093, e-mail : kominfo@dumaikota.go.id
Dikembangkan oleh Bagian Komunikasi Dan Informatika Kota Dumai @ 2013, © 2019
Tampilan standar : Browser-nya Firefox terbaru | Resolusi layarnya 1280 X 768 pixel | JavaScript harus aktif