DISHUB - Pengumuman Penyediaan Jasa Pemungutan Retribusi Penyediaan Tempat Parkir Kendaraan Umum Di Dalam Terminal Barang dapat dilihat pada menu unduhan               Kebersihan - Mari bersama kita jaga kebersihan dan keindahan Kota Dumai               Sudahkah Anda mengurus izin? - Uruslah izin Anda di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu               

Selengkapnya...
Kamis, 11 Juli 2013 10:56 WIB
Mandi Balimau Jadi Agenda Tahunan

Dumai -- Kebiasaan masyarakat menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan dengan melaksanakan Mandi Balimau biasa dilakukan secara masing-masing. Namun tahun ini, budaya Mandi Balimau dilakukan secara bersama-sama yang digelar oleh Pemerintah Kota Dumai bersama Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Dumai. Kali ini kegiatan Mandi Balimau dipusatkan di objek wisata Pantai Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Senin (9/7) dan diikuti oleh ratusan warga. Walikota Dumai, H. Khairul Anwar didampingi ketua LAM Kota Dumai, Datuk Darwis Ismail bersama seluruh pengurus LAM Kota Dumai memimpin langsung pelaksanaan kegiatan Mandi Balimau atau Petang Megang tersebut.
Kegiatan Petang Megang atau Mandi Balimau merupakan tradisi turun temurun masyarakat Melayu di Kota Dumai. Walikota mengatakan, kegiatan mandi belimau tersebut diselenggarakan untuk mempertahankan dengan penafsiran dan pelaksanaan yang baik dan benar serta melestarikan tradisi budaya bangsa sehingga kebiasaan yang dilakukan oleh orang tua terdahulu tidak hilang. Kegiatan Mandi Balimau tersebut diharapkan untuk mensucikan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Proses mandi belimau tersebut juga disertai dengan berbagai ritual budaya seperti tepuk tepung tawar. Setelah menggelar berbagai ritual budaya sebagai pembuka, sejumlah warga yang hadir juga tampak turun langsung ke pantai untuk mandi.
Wako mengatakan, kegiatan mandi belimau tersebut akan dijadikan agenda tahunan Pemko Dumai sebagai kalender wisata religi. "Mandi belimau yang dipusatkan di Pantai Puak ini akan kita jadikan sebagai kalender wisata religi tahunan," ucap Wako dalam rilis yang disampaikan Humas dan Infokom Dumai. Tradisi lain yang dilakukan setiap masuknya Ramadhan adalah ziarah kubur untuk mendoakan orangtua dan keluarga yang telah mendahului. Terkait Ramadhan, Walikota juga telah mengeluarkan seruan kepada seluruh masyarakat Dumai agar menghormati umat yang muslim berpuasa dengan berpakaian menutup aurat, tidak merokok, makan dan minum di sembarang tempat, apalagi di ruang publik. "Dan juga telah menyerukan pengusaha hiburan, permainan anak-anak, rumah makan, restoran dan sejenisnya untuk menutup sementara kegiatan dan mengikuti petunjuk waktu-waktu tertentu yang telah diatur oleh pemerintah," kata Wako. Hal ini juga untuk mendukung visi dan Misi Pemerintah Kota Dumai sebagai kota Pariwisata. "Tentunya kita berharap mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak atas kegiatan untuk melestarikan budaya yang ada ini," ujar Wako.

Dibaca 874 kali
Penulis/Editor : oprpde1 / oprpde1
 


 Komentar :

1. Ijan (Selasa, 16 Juli 2013 14:24:19 WIB)
Pak WAKO dan KETUA LAMR Kota Dumai yang dihormati. ado hiburan rakyat melayu satu lagi yang belum pernah dibuat,yaitu main meriam buluh yang sudah mulai hilang.buat rekor MURI Pak Wako 1000 meriam buluh di Kota Dumai biar lebih semarak dalam menyambuat p

 ( Komentar berita ini telah ditutup! )


 Info Terkait

( Tidak ditemukan berita terkait! )

Jl. Tuanku Tambusai, Dumai, Riau - 28826, telp. (+62 atau 0 765) 440093, e-mail : kominfo@dumaikota.go.id
Dikembangkan oleh Bagian Komunikasi Dan Informatika Kota Dumai @ 2013, © 2019
Tampilan standar : Browser-nya Firefox terbaru | Resolusi layarnya 1280 X 768 pixel | JavaScript harus aktif