DISHUB - Pengumuman Penyediaan Jasa Pemungutan Retribusi Penyediaan Tempat Parkir Kendaraan Umum Di Dalam Terminal Barang dapat dilihat pada menu unduhan               Kebersihan - Mari bersama kita jaga kebersihan dan keindahan Kota Dumai               Sudahkah Anda mengurus izin? - Uruslah izin Anda di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu               

Selengkapnya...
Kamis, 2 Juli 2009 03:05 WIB
Karhutla Masih Bisa Dikendalikan

Dumai -- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah daerah di Riau masih bisa dikendalikan oleh petugas-petugas dari masing-masing kabupaten/kota maupun pihak swasta. Meskipun demikian, kabupaten/kota tidak boleh lengah dalam mengantisipasi kebakaran dan memadamkan setiap titik api yang ada.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) yang juga sekretaris Pusat Pengendalian (Pusdal) Karhutla Riau Fadrizal Labay saat dikutip Dumai Kota Online di Pekanbaru, Rabu (1/7) menyatakan, jika memang daerah tidak sanggup mengantisipasi hendaknya segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk mengambil tindakan pemadaman secara bersama-sama, sehingga kebakaran tidak semakin meluas.

‘’Sampai saat ini masih bisa dikendalikan oleh kabupaten/kota, ini dibuktikan belum ada kabupaten/kota yang meminta bantuan ke Pemprov Riau untuk turut serta membantu memadamkan titik api, kita berharap upaya pemadaman yang dilakukan masing-masing daerah bisa terlaksana dengan baik,’’ ujarnya.

Sehingga, lanjut mantan Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Riau itu lagi, kabut asap yang terjadi di Riau khususnya di Kota Pekanbaru bisa hilang dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan sejumlah aktivitas lainnya seperti penerbangan, pelayaran, kesehatan dan sebagainya.

Karena dampak yang ditimbulkan asap dan terhentinya sejumlah aktivitas masyarakat akan merugikan masyarakat juga. ‘’Untuk luasannya yang baru memang belum dihitung, akan tetapi luas lahan yang terbakar sebelumnya sekitar 7.600 hektare, dari luas yang terbakar itu belum diketahui berapa kerugian yang diderita,’’ tuturnya.

Fadrizal Labay juga mengatakan, lahan-lahan yang terbakar saat ini didominasi lahan-lahan Areal Penggunaan Lahan (APL) atau kebun masyarakat, akan tetapi ada juga di perkebunan milik perusahaan, Hutan Tanaman Industri (HTI), eks HPH dan sebagainya. ‘’Hampir 47 persen Karhutla yang terjadi saat ini berada di lahan APL, sisanya berada di kawasan lainnya,’’ ujarnya.

Menjawab tentang daerah-daerah yang rawan terhadap Karhutla saat ini, ia menyatakan hampir seluruh kawasan, apalagi akhir-akhir ini kabupaten/kabupaten yang berada di bagian darat seperti Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Kampar dan sebagainya juga sudah bermunculan titik api.***

Dibaca 781 kali
Penulis/Editor : Admin / admin
 


 Komentar :

   ( Komentar berita ini telah ditutup dan tidak ada komentar untuk berita ini! )


 Info Terkait

( Tidak ditemukan berita terkait! )

Jl. Tuanku Tambusai, Dumai, Riau - 28826, telp. (+62 atau 0 765) 440093, e-mail : kominfo@dumaikota.go.id
Dikembangkan oleh Bagian Komunikasi Dan Informatika Kota Dumai @ 2013, © 2019
Tampilan standar : Browser-nya Firefox terbaru | Resolusi layarnya 1280 X 768 pixel | JavaScript harus aktif